Pengalaman Naik Bus Kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi

Apakah di antara pembaca blog ini ada yang pernah naik bus kota DAMRI trayek Kiaracondong-Sarijadi seperti saya? Seingat saya, bus kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi ini hadir pada awal sampai pertengahan tahun 1990-an. Pada saat itu, terminal bus kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi ini berada di Sarijadi (Jalan Perintis) dan di Jalan Kiaracondong (depan seberang bioskop Kiaracondong).

Bagaimana cerita perjalanannya? Dari Sarijadi, bus kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi berjalan melintasi Jalan Perintis => Jalan Sarirasa => Jalan Lemah Neundeut => Jalan Prof. Drg. Surya Sumantri => Jalan Dr. Djundjunan (dahulu Jalan Terusan Pasteur) => Jalan Pasteur => Jalan Dr. Otten => Jalan Abdul Rivai => Jalan Wastukencana => Jalan L.L.R.E. Martadinata (dahulu Jalan Riau) => Jalan Laswi => Jalan Pelajar Pejuang ‘45 => Jalan Buahbatu => Jalan Soekarno-Hatta => Jalan Kiaracondong (kini Jalan Ibrahim Adjie). [Pada masa itu, Jalan Sarirasa (bawah) dan Jalan Lemah Neundeut masih dua arah sehingga bus kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi yang menuju Kiaracondong masih melewati kedua jalan tersebut. Kedua jalan tersebut menjadi satu arah ketika Jalan Terusan Ir. Sutami dan Jalan Terusan Prof. Drg. Surya Sumantri sudah dibangun].

Lalu, kalau dari Kiaracondong, bus kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi berjalan melintasi Jalan Kiaracondong (kini Jalan Ibrahim Adjie) => Jalan Soekarno-Hatta => Jalan Buahbatu => Jalan Pelajar Pejuang ‘45 => Jalan Laswi => Jalan L.L.R.E. Martadinata (dahulu Jalan Riau) => Jalan Wastukencana => Jalan Dr. Cipto =>Jalan Dr. Gunawan => Jalan Dr. Otten =>Jalan Westhoff =>Jalan Pasteur =>Jalan Dr. Djundjunan (dahulu Jalan Terusan Pasteur) => Jalan Prof. Drg. Surya Sumantri =>Jalan Lemah Neundeut =>Jalan Sariwangi =>Jalan Sarimanah Raya => Jalan Perintis.

Saya masih ingat, harga tiket/karcis bus kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi saat itu sebesar Rp 150,- (seratus lima puluh rupiah). Saya pun masih ingat ketika bus kota DAMRIKiaracondong-Sarijadi memarkir di Kiaracondong, di tempat ini masih ada bus kota DAMRI Kiaracondong-Ciroyom. Namun demikian, kini kedua bus kota DAMRIkedua trayek tersebut sudah tidak ada lagi.

Itulah sedikit kenangan saya tentang pengalaman naik bus kota DAMRI Kiaracondong-Sarijadi P.P. (Pergi-Pulang).

1 Komentar

  1. agus.gokil

    lebih tepatnya pasar kordon-sarijadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: