Rute Bus Kota DAMRI Bandung (Masih) Selalu Sesuai Aturan

Berbeda dari angkutan umum lain, seperti angkutan kota (angkot), tampaknya bus kota DAMRI masih menerapkan rute yang normal. Artinya, bus kota DAMRI selalu berjalan dari terminal keberangkatan ke terminal kedatangan. Itu berdasarkan pengamatan saya secara sekilas.

Coba anda perhatikan, meskipun jalan raya sedang macet, bus kota DAMRI selalu melintasi jalan-jalan yang sudah ditetapkan. Tentu ada pengecualian, misalnya dialihkan oleh polisi lalu lintas karena terjadi keadaan-keadaan tertentu.

Pasal 36 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyatakan bahwa setiap kendaraan bermotor umum dalam trayek wajib singgah di terminal yang sudah ditentukan, kecuali ditetapkan lain dalam ijin trayek. Sebagai penerapan ketentuan tersebut, sebagaimana peraturan perundang-undangan tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang berlaku sebelumnya, bus kota DAMRI memang selalu masuk ke/keluar dari terminal.

Bagaimana jika dibandingkan dengan angkot? Meskipun tidak semua, ada kalanya angkot berjalan tidak sesuai rute yang ditetapkan. Selain tidak masuk terminal, rute angkot kadang diperpendek sesuai kemauannya. Kalau sopirnya baik, seperti memberi solusi dan menawarkan ongkos yang sewajarnya, pengguna jasa angkot merasa senang. Namun, tidak jarang sopir bersikap seenaknya.

Tampaknya, sudah menjadi karakter bus kota DAMRI untuk menerapkan rute sebagaimana yang telah diatur sebelumnya. Kecuali, ah ini dia, tentang emisi bagi kendaraan misalnya. Nah, loh?! Soalnya, dalam tulisan ini, fokus saya hanya soal rute, bukan soal emisi he he he.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: